
Batang Asai (Sarolangun)
Technical Modern Indie Rock; Tempo: variatif (120-160BPM); Gitar Drop D; Traditional Rhythmic Instruments: Sekdu percussion instrument played by striking and producing a rhythmic beat; Cangor a percussion instrument made of metal, played by striking to create a dynamic rhythm; Rebana a percussion instrument shaped like a wooden bowl covered with animal skin; Rentak Drum This drum is known for its dynamic rhythm and is often used; emosional tone guitar hero, vocal improve, heavy folk bass, epic bass guitar, high quality, studio quality, vocal hard, folk dramatic, emosional guitar hero, slow Neo folk, slow heavy folk bass guitar, epic bass guitar, high quality, studio quality, emotional guitar solo, sweet tone guitar, melodic guitar solo, smooth lead guitar, heartfelt solo, folk ballad, emosional guitar, folk phrasing, gentle vibrato, clean guitar tone, ambient reverb, culture storytelling, emosional guitar vibe, culture vibe, etnik vibe, give thanks vibe

Batang Asai (Sarolangun)
Technical Modern Indie Rock; Tempo: variatif (120-160BPM); Gitar Drop D; Traditional Rhythmic Instruments: Sekdu percussion instrument played by striking and producing a rhythmic beat; Cangor a percussion instrument made of metal, played by striking to create a dynamic rhythm; Rebana a percussion instrument shaped like a wooden bowl covered with animal skin; Rentak Drum This drum is known for its dynamic rhythm and is often used; emosional tone guitar hero, vocal improve, heavy folk bass, epic bass guitar, high quality, studio quality, vocal hard, folk dramatic, emosional guitar hero, slow Neo folk, slow heavy folk bass guitar, epic bass guitar, high quality, studio quality, emotional guitar solo, sweet tone guitar, melodic guitar solo, smooth lead guitar, heartfelt solo, folk ballad, emosional guitar, folk phrasing, gentle vibrato, clean guitar tone, ambient reverb, culture storytelling, emosional guitar vibe, culture vibe, etnik vibe, give thanks vibe
Lyrics
intro: accordion melodi, rebana, gendang, gambus
Verse 1: rebana, gendang, gambus dan accordion
Embun turun di lembah sunyi
Kabut menari di atas sungai
Batang Asai menyapo hati
Airnyo jernih, dingin bumi permai
Riak ombak kecik menyusuri batu
Menyanyikan lagu rimbo nan syahdu
Verse 2
Bukit Rayo berdiri megah
Memeluk langit, menahan resah
Hutan tuo bisikkan sejarah
Angin membawo cerito yang ramah
Jejak langkah di tanah basah
Menuntunku balek, kedusun tercinto
Chorus
Oh Batang Asai, peluk aku kembali
Di lembah nan elok, di bawah sunyi pagi
Arus sungaimu, deras membawo mimpi
Keindahan alam ini, takkan pernah mati
Tempat di mano aku berdiri
Batang Asai, kau tetap abadi
Verse 3
Suaro air terjun panggil namo
Tujuh tingkat jatuh di rimbo
Arung jeram, tawo bersamo
Menantang deras, lupo segalo luko
Di dusun-dusun orang tersenyum
Bekumpul menyambut tamu bagai saudaro
Chorus
Oh Batang Asai, peluk aku kembali
Di lembah nan elok, di bawah sunyi pagi
Arus sungaimu, deras membawo mimpi
Keindahan alam ini, takkan pernah mati
Tempat di mano aku berdiri
Batang Asai, kau tetap abadi
Oh Batang Asai, peluk aku kembali
Di lembah nan elok, di bawah sunyi pagi
Arus sungaimu, deras membawo mimpi
Keindahan alam ini, takkan pernah mati
Tempat di mano aku berdiri
Batang Asai, kau tetap abadi
Bridge – build up etnik accordion melodi, rebana, gendang, gambus, folk rock
Hembus angin dari pucuk pinus
Bawo lagu yang tak pernah pupus
Dari bukit, sungai hinggo dusun
Cintaku tumbuh di antaro mereko
Biarkan dunio tahu nanti
Batang Asai, kau rumah sejati
(Solo: Instrumental]
Final Chorus; accordion melodi, rebana, gendang, gambus kuat & emosional
Oh Batang Asai, peluk aku kembali
Di lembah nan elok, di bawah sunyi pagi
Arus sungaimu, deras membawo mimpi
Keindahan alam ini, takkan pernah mati
Tempat di mano aku berdiri
Batang Asai, kau tetap abadi
[full band and percussion}
Oh Batang Asai, peluk aku kembali
Di lembah nan elok, di bawah sunyi pagi
Arus sungaimu, deras membawo mimpi
Keindahan alam ini, takkan pernah mati
Tempat di mano aku berdiri
Batang Asai, kau tetap abadi
Oh Batang Asai, peluk aku kembali
Di lembah nan elok, di bawah sunyi pagi
Arus sungaimu, deras membawo mimpi
Keindahan alam ini, takkan pernah mati
Tempat di mano aku berdiri
Batang Asai, kau tetap abadi
Outro – accordion melodi, rebana, gendang, gambus
Batang Asai… ado di sarolangun
Tak kan pernah lupo…
Batang asai.....selalu dihati
Feedout: accordion melodi, rebana, gendang, gambus
