
"Debu dan Janji"
balada rock epik

"Debu dan Janji"
balada rock epik
Lyrics
(Verse 1 - Bahasa Inggris)
The hotel silence screams at 4 a.m.,
(Bisikan hotel berteriak di jam 4 pagi,)
A victory that tastes like rust.
(Sebuah kemenangan yang terasa seperti karat.)
Another city's neon lights have dimmed,
(Lampu neon kota lain telah meredup,)
Leaving only me and this room's dust.
(Meninggalkan hanya aku dan debu ruangan ini.)
(Pre-Chorus - Bahasa Indonesia)
Dan kulihat wajahmu di cermin retak ini,
Menanyakan hal yang sama,
"Apakah semua ini sepadan?
"Apakah namaku masih kau sebut dalam doa?"
(Chorus - Bilingual, Powerful)
So I send you roses from the road,
(Jadi kuirimkan mawar dari jalanan,)
Each one a "sorry" left unsaid.
(Setiap bunga sebuah "maaf" yang tak terucap.)
A heart that's heavy with the load,
(Hati yang berat oleh beban,)
Of a thousand miles ahead.
(Dari seribu mil di depan.)
And I build a bed of promises,
(Dan kubangun ranjang dari janji,)
Where I can barely lay my head...
(Tempat aku hampir tak bisa meletakkan kepala...)
(Verse 2 - Bahasa Indonesia)
Panggung ini terasa seperti kandang yang megah,
Sorak-sorai adalah rantai yang berlapis emas.
Kucari diriku di antara barisan botol kosong,
Dan wajah-wajah asing yang tak mengingat namaku.
(Pre-Chorus - Bahasa Inggris)
And I see your face in every photograph,
A ghost in every song,
"Is the dream still worth the cost?
"Do you still remember who you are?"
(Chorus - Bilingual, Lebih Intens)
So I send you roses from the road,
(Jadi kuirimkan mawar dari jalanan,)
Each one a "sorry" left unsaid.
(Setiap bunga sebuah "maaf" yang tak terucap.)
A heart that's heavy with the load,
(Hati yang berat oleh beban,)
Of a thousand miles ahead.
(Dari seribu mil di depan.)
And I build a bed of promises,
(Dan kubangun ranjang dari janji,)
Where I can barely lay my head...
(Tempat aku hampir tak bisa meletakkan kepala...)
(Bridge - Instrumental: Solo gitar listrik yang panjang, penuh perasaan, mengulang melodi chorus, diiringi string section yang dramatis)
(Bridge - Bahasa Indonesia, Vokal Lirih)
Tapi satu hari nanti, ketika roda-roda ini berhenti berputar,
Dan semua lampu sorot ini padam,
Aku akan berlari, meninggalkan semua debu ini,
Dan tidur nyenyak di pelukanmu... akhirnya.
(Final Chorus - Full Blast, penuh air mata di suara)
So I'm sending roses from my soul!
(Jadi kuirimkan mawar dari jiwaku!)
This "sorry" finally finds its breath!
("Maaf" ini akhirnya menemukan napasnya!)
I'm trading all the fame and gold,
(Kutukarkan semua ketenaran dan emas,)
For a life beside you till my death!
(Untuk hidup di sampingmu sampai mati!)
Let's burn this bed of promises,
(Mari bakar ranjang janji-janji ini,)
And plant a garden there instead...
(Dan tanam sebuah kebun di tempatnya...)
Yeah, plant a garden there instead...
(Ya, tanam sebuah kebun di tempatnya...)
