
Tragis Cinta Lara
Indonesian pop, indo rock ballad, male vocals

Tragis Cinta Lara
Indonesian pop, indo rock ballad, male vocals
Lyrics
(Verse 1)
Dulu ku genggam janji setia,
kini yang kurasa hanya hampa
dan kecewa.
Remuk redam hatiku tak terkata,
tak mungkin lagi menyala,
semua harapan telah sirna.
(Verse 2)
Kau hadirkan warna-warni dunia,
lalu kau rampas semua tanpa hiba.
Kau ukir senyum palsu di bibir mesra,
tinggalkan luka yang abadi di jiwa.
(Chorus)
Aku tak lagi mencari cinta yang fana.
Senja pun tak sudi menemani lara.
Biarlah hati ini sepi membeku,
bersama luka yang membatu,
merobek jiwa hingga pilu.
Ku biarkan semua berlalu.
Cinta kita bagai abu berterbangan,
lebih baik ku pergi,
menjauh.
(Verse 3)
Ku coba ukir mimpi indah bersamamu,
tapi semuanya runtuh menjadi debu.
Cinta yang dulu bersinar bagai mentari pagi,
kini jadi bencana,
gelap abadi.
(Verse 4)
Ku coba 'tuk percaya janjimu yang manis.
Namun kau khianati semua dengan tragis.
Cinta yang dulu kupuja setinggi langit,
kini jadi racun jiwa.
(Chorus)
Aku tak lagi mencari cinta yang fana.
Senja pun tak sudi menemani lara.
Biarlah hati ini sepi membeku,
bersama luka yang membatu,
merobek jiwa hingga pilu.
Ku biarkan semua berlalu.
Cinta kita bagai abu berterbangan,
lebih baik ku pergi,
menjauh.
(Verse 5)
Mungkin memang takdirku,
selamanya di sini dalam kesepian
Tak pantas rasakan cinta sejati,
yang hanya berikan nestapa abadi,
merenggut bahagia hakiki
Ku lepaskan semua kasih dan harapan,
biarlah hati merana,
melawan takdir kejam
(Bridge)
Aku pergi dari cinta yang menghancurkan,
mungkin ku mati dalam kesengsaraan
Selamat tinggal,
cintaku,
ku ucap lirih dalam hati yang penuh kelu
Selamat tinggal mimpi indah bersamamu,
biar ku kubur luka dan perih yang tak pernah sembuh
(Final Chorus)
Aku tak lagi mencari cinta yang fana.
Senja pun tak sudi menemani lara
Biarlah hati ini sepi membeku,
bersama luka yang membatu,
merobek jiwa hingga pilu.
Ku biarkan semua berlalu,
ku tak sanggup hirup cinta dusta,
yang tak pernah nyata.
(Outro)
Cinta ini bagai neraka,
membakar seluruh hati dan jiwa.
Cukup sudah ku tersiksa.
Ku memilih pergi,
selamanya
(Fade Out)
Woohoooooo......ooooo......
