
Pagar Laut ~/~ -/-
male voice, folk, acoustic, folk rock, medieval, cajon, harmonica, violin, groovy bass, Satire, soft but full of power in the chorus

Pagar Laut ~/~ -/-
male voice, folk, acoustic, folk rock, medieval, cajon, harmonica, violin, groovy bass, Satire, soft but full of power in the chorus
Lyrics
harmonica medieval instrumental opening
Verse 1
Dulu laut luas terbentang,
Perahu kecil menari tenang.
Jaring ku lempar, ikan pun datang,
Rezeki pagi tak pernah hilang.
Verse 2
Tapi kini dinding berdiri,
Menutup jalan, tak bisa pergi.
Ombak menangis, angin bersaksi,
Nelayan kecil hidupnya sunyi.
Chorus
Hei, siapa yang pasang pagar?
Kami susah, kalian tegar.
Laut bebas kini terkunci,
Janji manis tinggal puisi.
Verse 3
Anak menangis, istri bertanya,
Makan apa hari yang ada?
Langit mendung, perut pun kosong,
Hidup begini makin terponggong.
Chorus
Hei, siapa yang pasang pagar?
Kami susah, kalian tegar.
Laut bebas kini terkunci,
Janji manis tinggal puisi.
violin soar
Bridge
Katanya laut milik semua,
Mengapa kami harus terluka?
Katanya negeri adil sentosa,
Tapi nyatanya kami merana.
Chorus
Hei, siapa yang pasang pagar?
Kami susah, kalian makin tegar.
Laut bebas kini terkunci,
Janji manis tinggal puisi.
Outro
Pagar tinggi, nelayan mati,
Impian karam, tinggal memori.
Di balik sana ada yang tertawa,
Sementara kami menunggu nestapa.
