FENOMENA

  • Indonesian Blues Rock satire
  • gritty electric guitar
  • swamp blues groove
  • smoky atmosphere
FENOMENA

Lyrics

FENOMENA

._._._._._._._._._._._._._._._._._._._._._._.

Mereka panggil aku hama

Katanya harus dibinasakan

Tapi tiap malam meja-meja itu

Masih menyisakan jamuan

Aku tak datang mendobrak pintu

Tak pernah mematahkan kunci

Semua terbuka dengan senyum ramah

Dan tangan yang lebih dulu mengerti

Kalau aku tumbuh subur

Mungkin tanahnya terlalu baik

Kalau sarangku makin besar

Siapa yang diam-diam memberi bibit?

Aku cuma fenomena

Jangan tanya kenapa

Di rumah penuh aturan

Aku hidup tanpa cela

Aku cuma fenomena

Bukan satu atau dua

Selama keju tersedia

Akan lahir yang serupa

Di lemari arsip aku bersembunyi

Di balik stempel dan janji

Berkeliaran saat lampu redup

Lalu hilang sebelum pagi

Mereka sibuk saling menunjuk

Mencari wajah yang bersalah

Aku hanya duduk di pojok ruangan

Menikmati pesta yang tak berubah

Kalau aku tumbuh subur

Mungkin tanahnya terlalu baik

Kalau sarangku makin besar

Siapa yang diam-diam memberi bibit?

Aku cuma fenomena

Jangan tanya kenapa

Di rumah penuh aturan

Aku hidup tanpa cela

Aku cuma fenomena

Bukan satu atau dua

Selama keju tersedia

Akan lahir yang serupa

Jangan salahkan tikusnya

Kalau gudangnya selalu terbuka

Jangan buru-buru memburu bayangan

Kalau cermin enggan bicara

Katanya aku penyakit lama

Yang tak pernah benar-benar hilang

Tapi setiap kali sarang dihancurkan

Selalu ada yang membangun ulang

Aku cuma fenomena

Cerita yang sama saja

Nama berganti, wajah berubah

Tapi jalannya tetap ada

Aku cuma fenomena

Tak lahir dari udara

Selama keju tersedia

Akan lahir yang serupa

Mereka bilang aku hama...

Mungkin benar adanya...

Tapi anehnya...

Aku selalu punya rumah...