MusicMint AI Music Generator Logo
MusicMint

BERPURA-PURA LUPAKAH DIRIMU?

Ukulele, Fingerstyle, Acoustic Guitar and Kajon, Vocals Male, Berbisik bisik, berbicara, Suara Berat Dan Keras, Jentikan Jari, Tepukan Tangan, Rapper, Rapp, Alternative Rock, Melhancolic, Percussi, Fingerpicking , kata-kata yang diucapkan, ambient, Genjerengan Rambasan Senar Gitar , bass synth yang dalam, vokal pria mentah, penceritaan sinematik

Arextarigan·5:32

Lyrics

"Dear hari ini,"

Pagi ini, hari Minggu

Hari yang indah kiranya begitu

Rupanya ceria diterik siang ini

Namun mendung disore datang seketika

Sepertinya ada yang terlupakan seksama

Apakah sadarimu itu?

Adakah kau ingat itu?

Ataukah masih berpura pura lupa?

Kebiasaan manis kita,

Suatu keharusan kan cinta,

Bukan sekedar napsu belaka

Maupun haus dekapan rasa

Tapi soal komitmen dari hati

Yang harus dijaga secara hati-hati oooh oooh

Ah... Sudahlah kukatakan saja

Kuharap bisa dimengertiin kamunya

Kuumpamakan indahnya berupa

Sejenis tukar menukar

Maupun tawar menawar

Meski tanpa bunga mawar

Anggaplah seperti tarik mengulur

Namun tidaklah seperti negosiasi semata

Bukankah demikian cintaku?

Sudah pahamkah sejenak engkau?

Ataukah masih berpura pura lupa?

Kebiasaan manis kita,

Suatu keharusan kan cinta,

Bukan sekedar napsu belaka

Maupun haus dekapan rasa

Tapi soal komitmen dari hati

Yang harus dijaga secara hati-hati

Tolonglah ingat dan dimaklumi oh ooh oooh

Bukan karna ada siapa-siapa

Bukan karna tak sempat waktu kita

Bukan karna kelelahanmu, kekambuhan letihku juga

Tapi mungkin karna kekhilafan dari cinta

"Masih bingungkah dirimu?"

"Melupa lagikah sekilas dirimu?"

Ataukah masih berpura pura lupa? (Lupa lagikah dirimuuuh?) Uohooo (Kebiasaan manis kitaaa oh)

Kebiasaan manis kita, (keintiman cinta)

Suatu keharusan kan cinta, (pelipur lara)

Bukan sekedar napsu belaka (oh napsu saja)

Maupun haus dekapan rasa (hilangkan dahaga)

Tapi soal komitmen dari hati (oooh)

Yang harus dijaga secara hati-hati

Tolonglah ingat dan dimaklumi owh

Kegelisahan sikecilku itu, (simungil itu)

Mulai murka mengaum merana, (Auuuuuh)

Tapi tak apalah dayaku (tak apalah daku)

Biar kujinakkan sendiri saja (dengan caraku)

Agar beliau kembali bersemi lagi (ooo)

Seperti sediakalanya menahan kesabaran godaan dunia aaah (ahk akh) ahaaa (oh) oooh oooh

"Cukup, oh cukup sekian dan terimakasih, kuharap engkau tak sengaja berpura-pura lupa..." Oooh hmmm 😭😭

Like this song? Create something similar