Dilindas

  • [style] Indonesian protest folk ballad
  • in the style of IwaneFals
  • acoustic guitar and harmonica
  • emotional male vocal
Dilindas

Lyrics

Intro

Verse 1

Dia berangkat pagi, menunggang kuda besi

Menyusuri kota, menukar peluh dengan nasi

Helem retak jadi mahkota setianya

Doa sederhana, terbang bersama luka

Verse 2

Hari itu jalanan jadi saksi

Sirene meraung, debu membungkus mimpi

Besi raksasa datang tanpa ampun

Menggilas harapan, menutup musim buruh yang rapuh

Chorus

Dia mati… di jalanan sepi

Dilindas rantis, tanpa peduli

Negeri ini bilang merdeka

Tapi nyawanya terbuang sia-sia

Verse 3

Istrinya menunggu di rumah bambu

Anaknya bertanya, “Ayah mana rindu?”

Tak ada jawaban, hanya kabar duka

Di televisi yang dingin, yang buta, dan bisu

Chorus

Dia mati… di jalanan sepi

Dilindas rantis, tanpa peduli

Negeri ini penuh janji-janji

Tapi darahnya hanya jadi berita pagi

Outro

Oh… dia… tak tercatat sejarah

Tapi di hati rakyat kecil, namanya abadi