
Luna Leesa
Rock ballad, slow, male vocals

Luna Leesa
Rock ballad, slow, male vocals
Lyrics
Verse1
Malam menghembus —
cahayanya mengalir melalui
bayang-bayang yang retak—
Verse 2
Dia bangkit —
Selembut embun.
Sunyi dingin,
bagaikan bintang malam.
Dahan tersandung,
mata terpaut pada kilauannya—
Bunga terpegun,
iri menyelubungi hati yang buta, bergetar didalam jiwa.
Chorus 1
Luna Leesa—
Keayuaanmu adalah luka dan nyanyian,
Sinar bulan di matamu membakar mereka yang tidak mampu bertahan.
Aku bersujud di hadapan retakan cahayamu,
membisik namamu setiap lahirnya bulan
Verse 3
Setiap pandangan,
menghancurkan dunia,
setiap senyuman mengguggurkan masa.
Aku layu,
bagaikan sungai terhenti di tengah aliran,
hidup larut dalam dera malam yang sunyi.
Nyanyianmu,
menusuk, mengkaburi kalbuku
Chorus 2
Luna Leesa—
cahayamu menghirup batin yang lemah
Dahan menunduk malu,
Bunga menjauh.
Luna Leesa—
kilauanmu adalah keterlenaan dan kehancuran.
Rahsia yang tiada tangan mampu genggam tanpa rebah
Bridge
Gelora ombak membelah ruang,
getar sunyi menyalin bayang.
Gemala cahaya menelan detik,
dendang tanpa suara menganyam aura,
aku berputar dalam labirin pancaranmu
Verse 4
Harumanmu adalah kiamat,
anggun bagaikan medan perang
Cinta adalah rahsia yang memusnahkan mereka yang lalai.
Dahan membisik doa,
bunga menggenggam bayang,
malam menyeru jiwa,
mengusap wajahmu yang indah.
Chorus 3
Luna Leesa—
keayuanmu adalah kekal dan kehancuran
Kilauan matamu,
membakar hati yang rapuh,
Namun aku,
mendamba erat cahayamu
Outro
Dia mengalir —
melintasi ruang dan gema,
bayang menyatu dengan cahaya purba,
Masa larut menebar gemerlap yang abadi,
bergetar dalam diam
dan aku seolah bermimpi tanpa denyutan.
Luna Leesa—
dikaulah getaran jiwaku—
Selamanya.............
