TANGIS SUMATERA

  • A traditional Acehnese folk song. Acehnese instrument traditional folk
  • Indonesian ethnic ballad
  • slow melancholic acoustic
  • deep emotional vocals with strong Acehnese accent
TANGIS SUMATERA

Lyrics

Opener

Strophe 1

Hujan deras... menusuk malam kelam,

Aceh menangis, Sumatera Barat terendam,

Sumatera Utara pun... ikut tenggelam,

Air bah naik... rumah-rumah hilang...

Lament Bridge

Kayu gelondongan... hanyut...

membawa duka... yang dalam...

Emotional Crescendo

ANAK KECIL... MENJERIT... CARI IBUNYA!

IBU-IBU... MENANGIS... PELUK PUING BELAKA!

Di tenda pengungsian... dingin... membeku jiwa...

Refrain

Wahai Sumatera... kau menangis lagi!

Banjir datang... membawa air mata... ABADI!

Bukan langit saja... yang murka di atas!

Tapi bumi jerit... karena tangan serakah penguasa!

Painful Refrain

Keserakahan membunuh... pelan-pelan...

Hutan ditebang... demi sawit dan tambang...

Izin dijual... nurani dibungkam...

DARAH RAKYAT... MELEKAT DI KURSI... EMPUK... KALIAN!

Strophe 2

Dulu hutan hijau... pelindung sungai...

Kini gundul semua... tanah tak mampu menahan...

Hujan turun... jadi malapetaka besar...

Kayu-kayu besar... bukti dosa... KALIAN!.

Build to Climax

Korupsi merajalela... di balik senyum!

Proyek lindung hutan... cuma janji kosong!

Rakyat kecil... menanggung akibatnya!

SEMENTARA KALIAN... HITUNG UNTUNG DI ISTANA!

Refrain

Wahai Sumatera, kau menangis lagi!

Banjir datang membawa air mata abadi!

Bukan langit saja yang murka di atas!

Tapi bumi jerit karena tangan serakah penguasa!

Final Refrain

Wahai Sumatera... semoga kau bangkit lagi...

Dari air mata... lahir kekuatan abadi...

Suara rakyat... akan bergema nanti...

Hentikan serakah... kembalikan hak bumi...

Outro

Sumatra... kau masih menangis...

Air mata... tak pernah kering...

Hutan hijau... kembali lah...

Wahai bumi... ampuni kami...

Fading Repetition

Sumatera... menangis...

Sumatera... bangkit lah...