
Rintik Rindu #3
Pop, R&B, Jazzy, Poetic, melancholic, Soprano male voice, accoustic guitar, keyboard, bass, smooth electric drum

Rintik Rindu #3
Pop, R&B, Jazzy, Poetic, melancholic, Soprano male voice, accoustic guitar, keyboard, bass, smooth electric drum
Lyrics
Di balik jendela, tetes hujan lembut menari,
Mengalirkan kisah, menghanyutkan bayangmu.
Disetiap titiknya melantunkan namamu,
Senyum merekah, laksana embun pagi hari.
Kala kita tertawa, basah oleh hujan yang sama,
Melangkah tanpa resah, menulis puisi cinta kita.
Kini hanya ada aku, bersama payung usang,
Menjaga rindu ini, dalam hati pilu dan tenang.
Dada berdebar, seiring senja yang meredup,
Adakah bayangmu kembali bersama hujan? (Oo.. oh..)
Hanya bayang-bayang ilusi yang berlalu,
Rindu ini menggores luka di relung kalbu. (Oo.. oh..)
Ooh hujan, titip rinduku kepadanya,
Ooh angin bawalah hangat pelukku untuknya.
Aku setia menanti di bawah langit yang sendu, (Oo.. oh..)
Cintaku tulus tak lekang, meski waktu berlalu.(Oo.. oh..)
Di malam ini, hujan adalah sahabat sejatiku,
Selimuti sunyi, nyanyikan lagu rintihan hati.
Kucari wajahmu di balik rembulan yang syahdu,
Namun hadirmu hanya sebatas bayang ilusi.
Oh hujan, bawa serta rasa hati ini,
Oh angin, hanyutkan dalam alunan sendu.
Mungkin aku bukan bait terindah dalam puisi,
Cinta ini takkan pudar, meski dunia berlalu.
Oh hujan, titip rinduku kepadanya,
Oh angin bawalah hangat pelukku untuknya.
Aku setia menanti di bawah langit yang sendu, (Oo.. oh..)
Cintaku tulus tak lekang, meski waktu berlalu.Oo.. oh..)
Hujan mulai reda, rindu ini masih berbisik,
Cinta padamu, abadi laksana bintang bersinar.
Hujan, teruslah mengguyur, jangan tinggalkan aku,
Biar alirmu menyatu bersama rindu yang membiru.
Sampai nanti, di saat takdir menyatukan kita kembali,
Cinta ini kekal, seumpama langit yang abadi.
