
[Id] PPT: Panggung Para Tuan
Hoarse male voice, Epic Orchestral - Rock, Funk Rock, Alternative Rock - Kombinasi dramatis antara orkestra megah dan hentakan rock, mempertegas kemarahan, kekecewaan dan demonstrasi

[Id] PPT: Panggung Para Tuan
Hoarse male voice, Epic Orchestral - Rock, Funk Rock, Alternative Rock - Kombinasi dramatis antara orkestra megah dan hentakan rock, mempertegas kemarahan, kekecewaan dan demonstrasi
Lyrics
Verse 1
Langkah berat di jalan berdebu
Mimpi terhimpit angka dan waktu
Lagi-lagi harga naik tak menentu
Tapi gaji tetap, masih segitu
Verse 2
Sore tadi berita bilang
Sepuluh ribu orang diPHK
Katanya negara baik-baik saja
Demo “Indonesia Gelap” tak ada di tv
Pre-Chorus
Lapangan kerja cuma dongeng belaka
Cuma ada kursi empuk oligarki
Chorus
Menari girang di atas luka rakyat
Kita menangis, mereka tertawa
Koruptor melambai di layar kaca
Bak artis tersohor, tanpa dosa
Verse 3
Efisiensi disana sini, katanya demi program nganu
Sementara wakil rakyat rapatnya di hotel mewah
Dan pesta takkan pernah usai
Di meja mereka berbagi kue politik
Verse 4
Janji manis saat kampanye
Tapi dompet rakyat tetap sekarat
Mereka bilang “Sabar, doa saja”
Lalu pergi bawa uang kita
Pre-Chorus
Lapangan kerja cuma dongeng belaka
Cuma ada kursi empuk oligarki
Chorus
Menari girang di atas luka rakyat
Kita menangis, mereka tertawa
Koruptor melambai di layar kaca
Bak artis tersohor, tanpa dosa
Bridge
Siapa peduli? Siapa yang peduli?
Kita cuma angka di statistik negeri
Siapa peduli? Siapa yang peduli?
Asal mereka tetap berkuasa lagi
Outro
Selamat pagi, selamat siang
Mari bekerja tanpa harapan
Besok pun kita tetap begini
Sampai negeri ini lupa berdiri
