
Sisa yang Tak Pulang
female vocal,alternative, pop, pop sensibility, atmospheric, ambient, cinematic, orchestral rock

Sisa yang Tak Pulang
female vocal,alternative, pop, pop sensibility, atmospheric, ambient, cinematic, orchestral rock
Lyrics
Kau datang dalam sunyi sore,
Lalu pergi tanpa tanda sore itu berarti.
Aku menunggu di antara detik,
Yang kau tinggalkan tanpa pamit.
Ada cinta yang belum selesai,
Tapi waktu memaksaku berdamai.
Kau jadi nama yang kutulis,
Di lembar masa lalu yang manis sekaligus menangis.
Aku masih di sini, mencintaimu diam-diam,
Walau dunia bilang sudah terlambat.
Kita tinggal sisa, bukan kisah,
Tapi rinduku tetap tak berubah.
Oh, cinta… mengapa kau tak pulang?
Padahal hatiku masih menunggu di ruang yang sama.
Kupeluk bayangmu di malam panjang,
Suaranya masih di telingaku menggema pelan.
Kedewasaan katanya harus bisa melepaskan,
Tapi siapa yang ajarkan cara melupakan?
Kau pergi tanpa sempat menua bersamaku,
Meninggalkan aku pada waktu yang beku.
Cinta ini tak mati, hanya terkurung,
Dalam jam pasir yang tak lagi bergetar di hatiku.
Aku masih di sini, mencintaimu diam-diam,
Walau dunia bilang sudah terlambat.
Kita tinggal sisa, bukan kisah,
Tapi rinduku tetap tak berubah.
Oh, cinta… mengapa kau tak pulang?
Padahal hatiku masih menunggu di ruang yang sama.
Mungkin waktu iri pada kita,
Merebut semua kata sebelum sempat kau ucap.
Dan aku belajar mencintaimu
Tanpa harap untuk memiliki lagi.
Aku masih di sini, mencintaimu diam-diam,
Bersama kenangan yang tak mau padam.
Jika cinta ini hanya sisa,
Biarlah ia tetap ada—meski tanpa nama.
Aku bukan lagi bagian dari kisahmu,
Tapi kau tetap rumah dalam waktuku.
Dan cinta ini…
Masih menunggu, tanpa tahu untuk siapa.
