
Aku Mencintai Puisi Ini
classic emotional slow rock, christian modern choir, male vocals

Aku Mencintai Puisi Ini
classic emotional slow rock, christian modern choir, male vocals
Lyrics
intro - spoken words
Tuhan, aku mencintai sebuah puisi
Matanya hunjam tembus kabut pekat
melesat ke tengah jantung hariku
Senyum damainya bagai dipatri abadi
kuatkan dunia sepi sunyiku
Aku mencintai puisi ini, Tuhan
Ketika ia menyambut cintaku bergegas aku hampiri ia
dengan rasa lapar teramat memalukan
Ketika ia berpaling dariku:
menyambut seekor kupu-kupu
yang menarikan huruf warna-warni
Aku bergeming dalam kelaparan yang
kian hitam kian dendam
Memang, aku mencintai puisi ini
Teramat mencinta hingga tak peduli apa-apa
Aku mencintainya, Tuhan
Peluk paginya pada gerimis pucat
Aku mencintai lambai tangannya
pada secarik surat "permohonan untuk tetap tinggal"
Aku mencintai "selamat tinggal" yang
diukirnya dengan sebatang arang
di langit mendung duniaku
Yang juga langit mendung orang-orang dungu
outro
Dalam diam, Tuhan
Dalam gila kehilangan, Tuhan
Kubiarkan diriku mencintai puisi ini
