
Prabu Tobi
ukulele, keroncong, hawaiian,arab, islamic, gendang, gumbe, gong, e major, pop, japanese jazz

Prabu Tobi
ukulele, keroncong, hawaiian,arab, islamic, gendang, gumbe, gong, e major, pop, japanese jazz
Lyrics
intro
Verse 1 – Awal Cahaya Islam
Di tengah padang gersang, Makkah bersahaja
Turun wahyu pertama, cahaya pun menyapa
Nabi Muhammad, utusan akhir zaman
Menyatukan kabilah, menghapuskan kezaliman
Hijrah ke Madinah, awal peradaban
Piagam ditulis, umat disatukan
Perang demi perang tak gentarkan hati
Islam makin kuat, cahaya takkan mati
Verse 2 – Wafat Nabi, Lahir Khulafaur Rasyidin
Nabi wafat, tangis semesta
Namun risalah takkan sirna
Abu Bakar diangkat pemimpin
Menyatukan negeri yang hampir terpecah
‘Umar bin Khattab meneruskan langkah
Mesir, Syam, Persia jadi wilayah
Sistem diatur, hukum ditegakkan
Cikal bakal kekhalifahan yang mengagumkan
‘Utsman bin Affan lembut hatinya
Menggandakan mushaf untuk semua
Namun fitnah mulai menyelinap
Darah khalifah tumpah di malam gelap
Verse 3 – Ali dan Munculnya Syiah
‘Ali bin Abi Thalib, khalifah keempat
Cucu Nabi di sisinya erat
Namun zaman penuh intrik dan luka
Perang Jamal dan Siffin pecah di antara kita
Kelompok pecinta ‘Ali bersuara
Menganggap imamah hak keturunannya
Dari sanalah Syiah bermula
Cinta Ahlul Bait jadi poros utama
Tapi perbedaan makin meluas
Antara Sunni dan Syiah terbentang batas
Namun keduanya tetap satu umat
Jika bersatu, dunia pasti kuat
Chorus
Dunia Islam mempesona
Dari jazirah hingga Samarkand nan megah
Penuh cerita, darah, dan doa
Mewarnai sejarah manusia
Verse 4 – Umayyah dan Abbasiyah
Setelah ‘Ali, Bani Umayyah naik tahta
Mu’awiyah I menjadi khalifah pertama
Damaskus jadi pusat megah
Islam menembus Andalusia dan Afrika Tengah
Namun kekuasaan berbalut dinasti
Tak luput dari konflik dan tragedi
Lalu Abbasiyah bangkit mengganti
Dengan Baghdad sebagai cahaya bumi
Zaman keemasan pun mekar indah
Ilmu tumbuh pesat tanpa lelah
Matematika, kedokteran, astronomi
Jadi warisan hingga kini
Verse 5 – Perpecahan dan Keruntuhan Baghdad
Namun Abbasiyah pun alami retak
Wilayah pecah, kekuasaan tak utuh lagi bertak
Mongol datang menghantam Baghdad
Tahun 1258, kota itu luluh lantak
Tapi semangat Islam tak padam
Di Mesir, Mamluk bangkit ke depan
Di Timur, muncul Timurid yang agung
Tapi pusat kekhalifahan kehilangan tanggung
Verse 6 – Munculnya Ottoman Empire
Dari Anatolia, muncul Osman Gazi
Ottoman Empire berdiri dan menapaki
Anaknya, Orhan, meluaskan wilayah
Sultan Murad dan Bayezid penuh kisah
Tibalah Mehmed sang Penakluk gagah
Konstantinopel jatuh, sejarah berubah
Istanbul berdiri, jadi pusat dunia
Islam bersinar dari Eropa ke Asia
Sulaiman Agung mengukir prestasi
Hukum, seni, dan peradaban tinggi
Namun seiring waktu, Ottoman melemah
Perang, korupsi, dan tekanan barat merekah
Verse 7 – Keruntuhan Kekhalifahan
Perang Dunia datang menyapu
Ottoman pun ikut terbagi waktu
Tahun 1924, Mustafa Kemal memutus warisan
Khilafah dihapus dari peradaban
Tangis terdengar dari penjuru negeri
Umat tercerai, tak punya pemimpin lagi
Namun warisan tetap menyala
Dalam hati umat yang masih setia
