
Pikir-Pikir
punk, falsetto sarcastic female, pop punk, polka, dynamic, 2000s rock, 2000s punk, punk, punk

Pikir-Pikir
punk, falsetto sarcastic female, pop punk, polka, dynamic, 2000s rock, 2000s punk, punk, punk
Lyrics
(Verse 1)
(Vokal santai, dengan irama yang mengalun)
Dulu ku kira cinta itu cuma mainan
Kau datang, kau rayu, ku langsung terbuai
Senyummu bagai madu, kata-katamu merdu
Aku terlena, tak sadar kau penuh dusta
(Pre-Chorus)
(Tempo sedikit naik, dengan vokal yang lebih berenergi)
Tapi hatiku ini bukan kertas kosong
Tak bisa kau tulis sesuka hatimu
Air mataku ini bukan sungai kering
Yang bisa kau lewati lalu kau buang
(Chorus)
(Vokal kuat dan padat, dengan beat yang lebih menonjol)
Pikir-pikir dulu, sebelum kau janji
Pikir-pikir dulu, sebelum kau sakiti
Pikir-pikir dulu, jangan asal bicara
Karena luka yang kau beri, tak mudah terhapus, kawan
(Verse 2)
(Vokal bergantian, bisa solo atau berdua)
Kau bilang "selamanya," ku simpan dalam dada
Ternyata "selamanya" cuma sehari saja
Kau bilang "cinta mati," ku percaya buta-buta
Ternyata "cinta mati" cuma drama belaka
(Pre-Chorus)
(Tempo sedikit naik)
Tapi hatiku ini bukan kertas kosong
Tak bisa kau tulis sesuka hatimu
Air mataku ini bukan sungai kering
Yang bisa kau lewati lalu kau buang
(Chorus)
(Vokal kuat dan padat)
Pikir-pikir dulu, sebelum kau janji
Pikir-pikir dulu, sebelum kau sakiti
Pikir-pikir dulu, jangan asal bicara
Karena luka yang kau beri, tak mudah terhapus, kawan
(Bridge)
(Vokal lebih pelan, introspektif)
Mungkin aku salah, terlalu cepat percaya
Mungkin kau yang salah, terlalu mudah berdusta
Sekarang ku berdiri, lebih kuat, lebih tegar
Takkan ada lagi yang bisa merusak hatiku
(Rap/Dance Break)
(Beat lebih keras, vokal rap cepat dan tegas)
Yo, dengerin baik-baik:
Gombalanmu basi, janji palsumu basi
Otakmu mampet, hatimu karat, kau tak punya arti
Lain kali, sebelum kau coba-coba lagi
Pikir-pikir dulu, karena aku takkan mau lagi!
(Chorus)
(Vokal penuh emosi, klimaks)
Pikir-pikir dulu, sebelum kau janji
Pikir-pikir dulu, sebelum kau sakiti
Pikir-pikir dulu, jangan asal bicara
Karena luka yang kau beri, tak mudah terhapus, kawan
(Outro)
(Musik perlahan memudar, vokal berbisik)
...Pikir-pikir...
...Pikir-pikir...
...Lain kali...
